Tag Archives: tauhid

Dasar-Dasar Tauhid: Mengenal Allah

Definisi dan Urgensi Makrifat

          Salah satu unsur terpenting dari keimanan adalah makrifat (mengenal) terhadap semua hal yang berkaitan dengan aqidah (keimanan).  Misalnya, makrifat kepada Allah, Rasulullah saw, malaikat, Nabi dan Rasul, hari akhir, qadla qadar, dan lain sebagainya.

          Secara bahasa, makrifat bermakna mengenal dan mengetahui (‘ilm).  Namun, yang dimaksud dengan makrifat dalam konteks pembahasan ‘aqidah adalah pembenaran (tashdiq) yang bersifat pasti terhadap suatu perkara. Continue reading Dasar-Dasar Tauhid: Mengenal Allah

Tafsir Surat al-Ikhlash: Dasar – Dasar Tauhid

قُلْ هُوَ اللَّهُ أَحَدٌ (1) اللَّهُ الصَّمَدُ (2) لَمْ يَلِدْ وَلَمْ يُولَدْ (3) وَلَمْ يَكُنْ لَهُ كُفُوًا أَحَدٌ (4)

“Katakanlah: “Dia-lah Allah, Yang Maha Esa (1) Allah adalah Tuhan yang bergantung kepada-Nya segala sesuatu (2) Dia tiada beranak dan tiada pula diperanakkan (3) dan tidak ada seorang pun yang setara dengan Dia” (4). Continue reading Tafsir Surat al-Ikhlash: Dasar – Dasar Tauhid

Konsekuensi Tauhid

 

Tauhid diambil kata dalam bahasa Arab: wahhada yuwahhidu-tawhid[an]; artinya mengesakan atau menunggalkan. Tauhid satu suku kata dengan kata wâhid (satu) atau kata ahad (esa). Dalam ajaran Islam tauhid berarti keyakinan akan keesaan Allah SWT. Kalimat tauhid ialah kalimat Lâ ilâha illalLâh yang berarti: Tidak ada Tuhan selain Allah. Demikian sebagaimana ditegaskan oleh  Allah SWT sendiri dalam firman-Nya:

﴿وَإِلَهُكُمْ إِلَهٌ وَاحِدٌ لَا إِلَهَ إِلَّا هُوَ الرَّحْمَنُ الرَّحِيمُ﴾

Tuhan kalian adalah Tuhan Yang Maha Esa. Tidak ada Tuhan selain Dia Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang (TQS al-Baqarah [2]: 163). Continue reading Konsekuensi Tauhid