Category Archives: Akhlaq

Ke-zuhud-an Nabi Muhammad SAW

Sebagian ulama menyatakan, kezuhudan merupakan refleksi dari kesabaran.  Pasalnya, kesabaran adalah habs al-nafs ’an al-syai’ (menahan diri dari sesuatu).  Sesuatu yang ditahan di sini bisa rasa takut, godaan, kepandaian, banyak harta, dan lain sebagainya.  Jika seseorang mampu menahan dirinya dari rasa takut, maka ia termasuk orang yang sabar dari ketakutan.   Bila seseorang bisa menahan diri dari pamer (riya’), walaupun ia memiliki ilmu dan harta yang melimpah; sesungguhnya, ia termasuk orang-orang yang sabar dari sikap pamer (tawadlu’).  Seandainya seseorang bisa menahan diri untuk tidak menghambur-hamburkan hartanya, meskipun ia sanggup melakukan itu, niscaya ia termasuk orang-orang yang sabar dari penghamburan harta. Orang semacam ini disebut zuhud; yakni orang yang mampu menahan diri untuk tidak menggunakan hartanya di jalan kesesatan dan kemaksiyatan, dan mampu menahan dirinya untuk tidak hidup berlebih-lebihan, walaupun ia berhak dan mampu melakukan hal itu. Continue reading Ke-zuhud-an Nabi Muhammad SAW

Takabur dan Ujub

Nabiyullah Muhammad saw melarang umatnya berlaku ujub dan takabur.  Imam Muslim telah meriwayatkan hadits dari Abdullah bin Mas’ud ra., ia berkata; Rasulullah saw. bersabda:

«لاَ يَدْخُلُ الْجَنَّةَ مَنْ كَانَ فِي قَلْبِهِ مِثْقَالُ ذَرَّةٍ مِنْ كِبْرٍ قَالَ رَجُلٌ إِنَّ الرَّجُلَ يُحِبُّ أَنْ يَكُونَ ثَوْبُهُ حَسَنًا وَنَعْلُهُ حَسَنَةً قَالَ إِنَّ اللهَ جَمِيلٌ يُحِبُّ الْجَمَالَ الْكِبْرُ بَطَرُ الْحَقِّ وَغَمْطُ النَّاسِ»

Tidak akan masuk surga orang yang di dalam hatinya terdapat kesombongan, sekalipun hanya sebesar biji sawi. Seorang lelaki berkata, “Wahai Rasulullah, ada seorang lelaki yang menyukai pakaian yang bagus dan sandal yang bagus (bagaimana orang itu?, penj.).” Rasulullah bersabda, “Sesungguhnya Allah itu Maha Indah dan Allah mencintai keindahan. Sombong adalah menolak kebenaran dan menyepelekan manusia.” Continue reading Takabur dan Ujub