SUJUD SYUKUR ATAS MUSIBAH, BOLEHKAH?

Oleh : KH. M. Shiddiq Al Jawi
Pada dasarnya sujud syukur itu disunnahkan ketika seseorang mendapatkan nikmat atau ketika terhindar dari _niqmah_ (musibah). Mendapatkan nikmat, misalnya lulus ujian sarjana, mempunyai anak, mempunyai rumah baru, dan sebagainya. Terhindar dari _niqmah_ (musibah) misalnya terhindar dari kecelakaan maut, sembuh dari sakit yang berat, lepas dari utang dan riba yang mencekik, dan sebagainya.

Continue reading SUJUD SYUKUR ATAS MUSIBAH, BOLEHKAH?

Hukum Syara’ Seputar Bercanda

Canda (gurauan) dalam bahasa Arab disebut _mizah_ atau _mumaazahah._ Al-Jailany dalam _Syarah Al-Adabul Mufrad,_ mendefinisikan canda adalah berbicara secara ramah dan menciptakan kegembiraan terhadap orang lain. (Ath-Thahthawi, _Senyum dan Tangis Rasulullah,_ hlm. 116).
Hukumnya menurut Imam An-Nawawi adalah mubah (diperbolehkan syariah). (An-Nawawi, _Al-Adzkar,_ hlm.279). Bahkan di dalam kitab itu Imam Nawawi rahimahullah mengatakan bercanda yang hukum asalnya mubah, dapat naik derajatnya menjadi sunnah juka bertujuan merealisasikan kebaikan, atau untuk menghibur lawan atau untuk mencairkan suasana.

Continue reading Hukum Syara’ Seputar Bercanda